Thursday, December 12, 2013

Sejarah Pembagian Tauhid

REKAMAN KAJIAN USTADZ ABU ARQOM MEMAHAMI TAUHID SECARA MUDAH


Saudaraku,
Dan ketahuilah, bahwa wajib bagi setiap muslim untuk mempelajari dan mengamalkan ketiga perkara ini:

  1. Bahwa Allah-lah yang menciptakan kita dan yang memberi rizki kepada kita. Allah tidak membiarkan kita begitu saja dalam kebingungan, tapi mengutus kepada kita seorang rasul, maka barangsiapa mentaati rasul tersebut pasti akan masuk surga dan barangsiapa menyalahinya pasti akan masuk neraka. Q73:15-16.
  2. Bahwa Allah tidak rela, jika dalam ibadah yang ditujukan kepada-Nya, Dia dipersekutukan dengan sesuatu apapun, baik dengan seorang malaikat yang terdekat atau dengan seorang nabi yang diutus menjadi rasul. Q72:18.
  3. Bahwa barang siapa mentaati Rasulullah serta mentauhidkan Allah, tidak boleh bersahabat dengan orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, sekalipun itu keluarga terdekat. Q58:22.
Saudaraku,
Ketahuilah, bahwa Islam yang merupakan tuntunan Nabi Ibrahim adalah ibadah kepada Allah semata dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya. Itulah yang diperintahkan Allah kepada seluruh umat manusia dan hanya itu sebenarnya mereka diciptakan-Nya. “Dan Aku tidak ciptakan jin dan manusia, melainkan untuk beribadah/mengabdi kepada-Ku” [Q51:56].

Ibadah, dalam ayat di atas, artinya tauhid. Dan perintah Allah yang paling agung adalah tauhid, yaitu memurnikan ibadah untuk Allah semata. Sedangkan larangan Allah yang paling besar adalah syirik, yaitu menyembah selain Allah disamping menyembah-Nya. “Sembahlah Aku dan janganlah kamu mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya” [Q4:36].

Kemudian, apabila Anda ditanya: Apakah 3 Landasan Utama yang wajib diketahui oleh manusia? Maka hendaklah Anda jawab: Yaitu mengenal Allah Azza wa Jalla; mengenal agama Islam; dan mengenal Nabi Muhammad .


1. MENGENAL ALLAH, ‘AZZA WA JALLA

Apabila Anda ditanya: Siapakah Tuhanmu? Maka katakanlah: Tuhanku adalah Allah, yang telah memelihara diriku dan semesta alam ini dengan segala nikmat yang dikaruniakan-Nya. Dan Dialah sembahanku, tiada sesembahan yang haq selain Dia.

Segala puji hanya milik Allah, Tuhan Pemelihara semesta alam” [Q1:1]

Semua yang ada selain Allah disebut alam, dan aku adalah salah satu dari semesta alam ini.

Selanjutnya, jika Anda ditanya: Melalui apa Anda mengenal Tuhan? Maka hendaklah Anda jawab: Melalui tanda-tanda kekuasaan-Nya dan melalui ciptaan-Nya. Diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah: malam, siang, matahari dan bulan. Sedang diantara ciptaan-Nya adalah: tujuh langit dan tujuh bumi beserta segala makhluk yang ada di langit dan di bumi serta yang ada di antara keduanya.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam, siang, matahari dan bulan. Janganlah sembah matahari maupun bulan, tapi sembahlah Allah Yang menciptakannya, Jika Ialah yang kamu hendak sembah.” [Q41:37].

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit & bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang ngikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan & bintang-bintang (semuanya) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan & memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.” [Q7:54].

Tuhan inilah yang haq untuk disembah. Dalilnya Q2:21-22.

Ibnu Katsir mengatakan: “Hanya Pencipta segala sesuatu yang ada inilah yang berhak disembah dengan segala macam ibadah.”

Dan macam-macam ibadah yang diperintahkan Allah  antara lain:

Islam (rukun Islam), iman, ihsan, do’a, khauf (takut), raja’ (pengharapan), tawakkal, raghbah (penuh minat), rahbah (cemas), khusyu’ (tunduk), inabah (kembali kepada-Nya), isti’anah (memohon pertolongan-Nya), isti’adzah (meminta perlindungan-Nya), istighatsah (meminta pertolongan untuk dimenangkan atau diselamatkan), dzabh (pemyembelihan), nadzar dan macam-macam ibadah lainnya yang diperintahkan oleh Allah.

Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah.” [Q72:18]

Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung.” [Q23:117]

Download selengkapnya kajian kitab 3 landasan utama karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, yang dibahas oleh Ustadz Abu Arqom

DOWNLOAD MP3

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...