Tuesday, June 3, 2014

Ahlus Sunnah yang Penyayang (Catatan Kecil Menjelang Pemilihan Presiden Indonesia 2014)


Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Hatta Rajasa
Bapak Joko Widodo dan Bapak Jusuf Kalla
Para Calon Presiden dan Wakil Presiden Indonesia tahun 2014, alhamdulillaah mereka semuanya muslim -ini yang zhahir, adapun yang tersembunyi adalah urusan mereka dengan Allah ta’ala-, maka saya ingin mendoakan, semoga Allah ta’ala senantiasa mencurahkan rahmat-Nya, kasih sayang-Nya kepada mereka semuanya.
Makna doa tersebut diterangkan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah,
غفر الله لك ما مضى من ذنوبك، ووفقك بالمغفرة فالمغفرة لما مضى من الذنوب، والرحمة والتوفيق للخير والسلامة من الذنوب في المستقبل
“Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya kepadamu artinya semoga Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah berlalu, dan memberikan taufiq kepadamu untuk meraih ampunan, maka ampunan di sini untuk dosa yang telah berlalu. Dan memcurahkan rahmat serta taufiq kepadamu untuk melakukan kebaikan dan selamat dari dosa-dosa di masa yang akan datang.” [Syarhu Tsalatsatil Ushul, hal. 19]


Barangkali, ini saja yang mampu saya berikan untuk mereka, dengan suatu harapan, jika Allah ta’ala mencurahkan rahmat-Nya kepada mereka, akan menjadi kebaikan bagi orang banyak, sama saja apakah mereka terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden atau tidak.
Adapun menjelek-jelekan atau mendoakan kejelekan untuk mereka maka minimal ada dua mafsadat:
1) Menyebabkan mereka semakin jauh, bahkan membenci dakwah Ahlus Sunnah (jika pelakunya Ahlus Sunnah apalagi para da’inya), terlebih lagi mereka adalah calon penguasa yang masing-masing berpotensi untuk menjadi penguasa, sepatutnya bagi Ahlus Sunnah untuk membangun hubungan yang baik. Andaikan tidak jadi penguasa pun kita tetap berkewajiban mendakwahi mereka.
Nabi kita yang mulia, Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam berdakwah dengan sifat kasih sayang dan kelembutan. Dan beliau dibekali dengan wahyu dan mukjizat, namun andaikan beliau bersikap keras lagi kasar maka manusia akan lari dari dakwah beliau.
Allah ta’ala berfirman,
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” [Ali Imron: 159]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
فَإِنَّهُ كَانَ أَرْحَمَ النَّاسِ بِأُمَّتِهِ وَأَحَبَّهُمْ لِمَيَاسِيرِ الْأُمُورِ, وَمَا خُيِّرَ بَيْنَ أَمْرَيْنِ إلَّا اخْتَارَ أَيْسَرَهُمَا مَا لَمْ يَكُنْ إثْمًا
“Sesungguhnya beliau (Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam) adalah orang yang paling sayang kepada umatnya, dan yang paling cinta untuk memudahkan urusan-urusan bagi mereka, dan tidaklah beliau dihadapkan pada dua pilihan, kecuali beliau memilih yang paling mudah diantara keduanya, selama itu bukan dosa.” [Al-Fatawa Al-Kubro, 6/242]
2) Menjatuhkan kehormatan seorang muslim, apalagi (jika) hanya berdasarkan prasangka yang lemah dan dengan berita-berita yang belum tentu benar, yang disebarkan oleh orang-orang yang tidak kita kenal kejujurannya dan sering kali dimakan mentah-mentah oleh media-media yang berpemahaman Khawarij. Ini adalah mudarat yang sudah jelas, tentunya lebih baik menghindari mudarat yang sudah jelas daripada mengkhawatirkan mudarat yang belum jelas.
Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang penyayang, yang sangat mencintai kebaikan bagi umat ini.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ ارْحَمُوا أَهْلَ الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِى السَّمَاءِ
“Orang-orang yang penyayang disayangi oleh Allah Yang Penyayang, sayangilah penduduk bumi, niscaya (Allah) yang di langit akan menyayangi kalian.” [HR. Ahmad dan Abu Daud dari Abdullah bin Amr bin Ash radhiyallahu’anhuma, Shahihul Jami’: 3522]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
هم أعلم بالحق وأرحم بالخلق كما وصف الله به المسلمين بقوله كنتم خير أمة أخرجت للناس آل عمران قال أبو هريرة كنتم خير الناس للناس وأهل السنة نقاوة المسلمين فهم خير الناس للناس
“Mereka (Ahlus Sunnah) adalah orang-orang yang paling berilmu tentang kebenaran dan paling sayang kepada makhluk, sebagaimana Allah ta’ala telah mensifatkan kaum muslimin dengan firman-Nya dalam surat Ali Imron: “Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia.” Abu Hurairah berkata:“Kalian adalah sebaik-baik manusia (yang dikeluarkan untuk mendakwahi) seluruh manusia.” Maka Ahlus Sunnah adalah orang-orang pilihan dari kaum muslimin, mereka adalah sebaik-baik manusia (yang dikeluarkan untuk mendakwahi) seluruh manusia.” [Minhaajus Sunnah, 5/103]
Inilah yang bisa saya berikan, semoga bermanfaat insya Allah ta’ala. Barangsiapa yang mampu menasihati mereka dengan ilmu dan hikmah diiringi doa maka itu yang terbaik.
Daurah Nasional Ulama Timur Tengah tahun ini nampaknya dapat dijadikan sarana untuk mendakwahi mereka. Jangan kalah dengan kelompok-kelompok sesat yang memanfaatkan momen ini untuk menyesatkan dan meraih dukungan mereka.
وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...